Tujuan manusia diterangkan oleh Poespoprodjo (1986), dalam bukunya Filsafat Moral bahwa tujuan manusia adalah melakukan perbuatan baik. Hal ini sejalan dengan pernyataan Aristoteles bahwa semua aktivitas manusia menuju lebih baik sedangkan yang “baik” dirumuskan sebagai sesuatu menjadi arah semua hal, sesuatu yang dikejar dan sesuatu yang dituju. Definisi tujuan adalah sesuatu yang untuknya dilakukan suatu pekerjaan.
Manusia akan merasa hampa bila keinginan, harapan, hasrat dan selera tidak terpenuhi dan terpuaskan. Objek tersebut yang menjadi tujuan. Setiap tujuan adalah baik, tetapi manusia tidak boleh hanya mengejar tujuan semu, melainkan harus tujuan yang tertinggi, yakni sesuatu memberi arti bagi kehidupan manusia. Seseorang yang telah mencapai/terpenuhi keinginannya dengan sesuatu yang baik disebut kebahagiaan. Kebahagiaan yang sempurna dapat dicapai, yang menurut Poespoprodjo (1986), dengan jalan mengambil postulat dalam filsafat moral tentang eksistensi Tuhan dan keabadian jiwa, yakni bahwa kebahagian sempurna adalah keinginan kodrat manusia yang sangat mungkin untuk dicapai.